Jasa SEO Terbaik Mudah dan Bergaransi

4 Pembelian Terburuk Barcelona Pada Era Luis Enrique

Usai kekalahan menyakitkan Barcelona dari AS Roma yang baru terjadi, bisa kita lihat banyak faktor yang ikut mempengaruhi kekalahan telak tim Catalan tersebut. Mulai dari faktor kelelahan pemain, rotasi buruk, dan juga faktor terpenting tidak adanya pemain pelapis yang kemampuannya sebanding dengan tim utama. Hal itulah yang rasanya patut dipertimbangkan sebagai evaluasi kekalahan meyakitkan Barcelona di Olimpico.

Sang manager Ernesto Valverde mungkin adalah sosok yang bartanggung jawab atas pil pahit dari AS Roma. Namun selain itu pelatih sebelumnya juga harus bertanggung jawab adalah Luis Enrique karena kurang aktifnya Enrique pada bursa transfer dua musim sejak Ia melatih membuat Barcelona kekuarangan pemain pelapis sepadan.

Enrique memang memiliki tugas berat saat melatih Barcelona, sebab Ia harus segera mentrasformasi skuat Barcelona yang sudah relatif tua. Tapi seiring baca disini selengkapnya berjalannya musim, pemain yang didatangkannya tidak mampu memenuhi ekspektasi fans Barcelona.

Dibawah ini adalah nama-nama pemain rekrutan Barcelona yang buruk selama Enrique melatih Barcelona seperti diberitakan Bookmarkers.

Aleix Vidal

Pada akhir musim 2014-15, Dani Alves mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan. Jadi Enrique memutuskan untuk mendatangkan pemain baru untuk mengembalikan kualitas di sektor bek kanan.

Barcelona langsung tancap gas dan aktif pada musim transfer 2014/15 dan memburu pemain yang berposis sebagai full back kanan karena Dani Alves terlihat mengalami penurunan performa. Enrique pun segera menyodorkan daftar nama yang kemudian keputusannya jatuh kepada Aleix Vidal yang menampilkan performa terbaiknya untuk skuat Sevilla. Vidal merupakan pilihan yang terbaik mengingat pengalaman dan juga Ia didatangkan dengan biaya relatif murah sebesar 17 juta Euro.

Penampilan Vidal cukup baik dimusim pertama untuk Barcelona, Alves pun segera dilego ke Juventus musim selanjutnya lalu posisi untuk full back website referensi berita kananpun menjadi rebutan. Namun Vidal belum juga menampilkan performa maksimal hingga belum bisa menggantikan peran Alves dan Barcelona pun menghadapi kesulitan.

Vidal pun kehilangan tempatnya sementara kualitas Sergi Roberto kian membaik dan Vidal hanya dipercaya turun sebanyak 15 laga selama 3 tahun karirnya di Barcelona. Kedatangan Nelson Semedo tahun berikutnya tambah memperparah posisi Vidal dalam skuat Blaugrana, maka peluang Vidal untuk dilepas Barcelona kian meningkat.

Denis Suarez

Nama Denis Suarez mulai mencuat saat Ia menampilkan kualitas bintangnya waktu membela Villarreal musim 2015/16, pemain eks Barcelona itupun akhirnya didatangkan kembali ke Camp Nou dengan mengaktifkan klausul kontrak Buy Back nya. Dennis diturunkan sebagai starter untuk 12 pertandingan Liga Spanyol membela Barcelona tetapi belum bisa menunjukan kemampuan terbaiknya.

Semenjak Ernersto Valverde mengambil alih kursi pelatih Suarez ikuti tautan ini hanya turun sebagai starter sebanyak 3 kali dan sebagian besar menghuni bangku cadangan. Pembelian Coutinho makin memperburuk tempat Suarez dan pastinya bakal kehilangan kesempatan bermainnya. Napoli yang menunjukan ketertarikan pada Suarez sepertinya menjadi opsi terbaik buat Suarez hengkang dari Barcelona.

Lucas Digne

Lucas Digne didatangkan dari raksasa Perancis PSG dengan besaran 16,5 juta euro. Digne tampil sangat baik untuk AS Roma dan sudah membela AS Roma sebanyak 32 sebagai starter padahal Ia adalah pemain pinjaman. Dengan tipe serupa Jordi Alba, Digne dianggap sebagai saingan berat memperebutkan tempat utama bek kiri Barcelona.

Pada awal kepindahannya, banyak yang menyangka Digne merupakan pembelian terbaik Barcelona dan diproyeksi sebagai prospek cerah. Visi bermain, energi serta kecepatannya seperti ancaman dan pesaing berat Jordi Alba. Tetapi setelah mendapat kesempatan bermain karena Alba sedang cedera, Digne tidak juga menampilkan kemampuan terbaiknya.

Hingga kini tampaknya Valverde tidak juga sumber artikel menganggap Digne sebagai bagian dari rencananya, karena Valverde menginginkan pemain yang bisa selalu konsisten tampil baik seperti Jordi Alba. Meskipun masih punya waktu untuk membuktikan kualitasnya tapi pindah dari Barcelona tampaknya lebih realistis untuk karirnya kedepan.

Paco Alcacer

Paco Alcacer merupakan bomber maut Valencia yang tengah onfire ketika direkrut Barcelona. Paco memang dibeli sebagai pelapis untuk Trio Barcelona kala itu MSN yakni Messi, Suarez, dan Neymar. Paco dibeli dengan harga yang cukup tinggi yaitu sebesar 30 juta euro, mungkin jumlah tersebutlah yang membuat Valencia tidak bisa menahan kepindahan Paco padahal Paco bersinar bersama Valencia.

Mengingat saat itu ada Trio MSN, tentunya Paco tidak akan masuk pilihan utama Barcelona. Kemasan 14 gol dari 2 musim bukanlah hasil yang baik untuk seorang striker andalan, memang Paco pernah beberapa kali mencetak gol untuk Barcelona tetapi Ia belum bisa kunjungi website disandingkan dengan bomber kelas dunia macam Messi dan Suarez.

Paco juga belum bisa konsisten mencetak gol untuk Barcelona dan juga kerap kesulitan mencari posisi yang tepat ketika Barcelona melakukan serangan. Dengan nilai transfer yang begitu mahal tapi hasil yang didapatkan tidak sesuai harapan, tentunya Barcelona kecewa dengan pembelian Paco.

Leave a Reply

Your email address will not be published.